logo logo

Media Online OKU Raya Pemersatu Mengabarkan Akurat dan Terpercaya

SATUOKU

Jalan Lintas Sumatera Km.7 Kota Baru - Martapura - OKU Timur
redaksi@satuoku.id
Berita 29-10-2025 00:37:57

Tiga Rekor MURI, Jejak Nyata Transformasi Pendidikan OKU Timur Oleh Redaksi Kiri Media

OKU TIMUR — Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur kembali menorehkan sejarah di tingkat nasional. Bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda, 28

Image
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur, Wakimin, S.Pd., M.M.,

Tiga rekor tersebut mencakup:

1. Peserta Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Guru Terbanyak se-Indonesia,

2. Kabupaten dengan Satgas Penanganan Tindak Kekerasan Terbanyak, dan

3. Kabupaten dengan Klub Drum Band Terbanyak di Indonesia.

Dua rekor pertama telah resmi diverifikasi MURI pada 28 Oktober 2025, sementara rekor ketiga tengah menunggu konfirmasi akhir dan akan diumumkan pada puncak perayaan 30 Oktober 2025 di Aula SMA Negeri 1 Belitang.

Direktur Pemasaran MURI, Awan Raharjo, yang hadir langsung menyaksikan kegiatan tersebut, menyebut capaian OKU Timur sebagai pencapaian luar biasa.

“Biasanya MURI mencatat satu rekor untuk satu kegiatan. Tapi OKU Timur berhasil menembus tiga kategori berbeda dengan partisipasi massal dan komitmen lembaga yang kuat,” ujarnya.

Transformasi yang Tidak Instan

Di balik kemeriahan pemecahan rekor ini, tersimpan kerja panjang dan strategi matang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur. Sejak awal 2024, program ini telah disiapkan sebagai bagian dari agenda besar penguatan mutu pendidikan yang menekankan kompetensi, perlindungan, dan karakter kebangsaan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur, Wakimin, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa program UKBI massal bagi guru tidak semata mengejar rekor.

“Kami ingin menunjukkan bahwa guru-guru OKU Timur punya kompetensi yang tidak kalah dengan kota besar. Bahasa Indonesia adalah jati diri bangsa, dan melalui UKBI, kami menegakkan martabat itu dengan data dan kerja nyata,” kata Wakimin.

Lebih dari 1.000 guru dari seluruh kecamatan di OKU Timur berpartisipasi dalam uji kemahiran bahasa Indonesia ini, baik secara daring maupun luring. Hasilnya menjadi bukti nyata bahwa peningkatan kapasitas guru di OKU Timur berjalan terukur dan berdampak.

Gerakan Perlindungan Anak di Sekolah

Rekor kedua, pembentukan Satgas Penanganan Tindak Kekerasan Terbanyak, lahir dari keprihatinan terhadap meningkatnya kasus kekerasan di satuan pendidikan. Melalui sinergi antara sekolah, pemerintah kecamatan, dan dinas pendidikan, terbentuk lebih dari 500 satgas aktif di berbagai jenjang.

Sekretaris Dinas Pendidikan OKU Timur, Dodi Purnama, S.T., M.M., menjelaskan bahwa gerakan ini bukan hanya formalitas administratif.

“Kami tidak ingin lagi mendengar ada anak menjadi korban tanpa perlindungan. Satgas ini menjadi garda terdepan bagi sekolah yang berani melapor, bertindak, dan menyembuhkan,” tegasnya.

Drum Band Jadi Simbol Semangat Kolektif

Sementara itu, rekor ketiga, Kabupaten dengan Klub Drum Band Terbanyak di Indonesia, menjadi simbol semangat kolektif pendidikan di OKU Timur. Berdasarkan data sementara, terdapat lebih dari 180 klub drum band aktif di berbagai sekolah.

Dodi menilai drum band bukan sekadar ekstrakurikuler, melainkan wadah pembentukan karakter.

“Drum band mengajarkan disiplin, kekompakan, dan rasa bangga terhadap sekolah. Kami ingin generasi muda OKU Timur tumbuh dengan ritme perjuangan yang harmonis—antara otak, hati, dan tangan,” katanya.

Momentum Sumpah Pemuda, Kebangkitan Pendidikan

Pemilihan tanggal 28 Oktober bukan tanpa makna. Momen Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa menjadi simbol kebangkitan pendidikan nasional yang berpadu dengan semangat daerah.

Dalam catatan MURI, sangat jarang ada kabupaten yang mampu menembus tiga kategori rekor berbeda dalam satu momentum nasional. Capaian ini menandai bahwa reformasi pendidikan di OKU Timur tidak hanya wacana, tapi nyata di lapangan.

Pendidikan yang Terukur dan Berdampak

Bagi Pemerintah Kabupaten OKU Timur, rekor bukan sekadar prestise, melainkan alat ukur keberhasilan pembangunan pendidikan. Tiga rekor tersebut merepresentasikan tiga pilar utama: kompetensi guru, perlindungan anak, dan kreativitas pelajar.

Puncak penyerahan tiga piagam rekor MURI akan digelar pada 30 Oktober 2025 di Aula SMA Negeri 1 Belitang. Momentum ini akan menjadi saksi lahirnya sejarah baru pendidikan OKU Timur—sebuah kabupaten yang kecil secara wilayah, namun besar dalam gagasan dan aksi nyata.

“Inilah wajah baru pendidikan OKU Timur,” tutup Wakimin penuh keyakinan. (®)

Baca Juga
Penulis: Rivaldo
Editor: Redaksi

Dapatkan update informasi pilihan dan berita terbaru setiap hari dari Satuoku.com, Yuk gabung di grup Telegram "1#OKU", caranya klik link ini : JOIN NOW, kemudian bergabung. Anda harus menginstal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel Anda.