logo logo

Media Online OKU Raya Pemersatu Mengabarkan Akurat dan Terpercaya

SATUOKU

Jalan Lintas Sumatera Km.7 Kota Baru - Martapura - OKU Timur
redaksi@satuoku.id
Berita 05-01-2026 10:00:52

Saldo Gaji ASN Mendadak Raib, Rekening Bank Sumsel Babel Martapura Dicek Justru Minus Jutaan

Saldo uang gaji di rekening Bank Sumsel Babel Cabang Martapura mendadak hilang bahkan berubah menjadi minus.

Image
Saldo Rekening Tabungan di Bank SumselBabel Cabang Martapura

OKU TIMUR, Martapura– Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKU Timur dibuat galau dan resah setelah mendapati saldo uang gaji mereka di rekening Bank Sumsel Babel Cabang Martapura mendadak hilang bahkan berubah menjadi minus.

Kondisi ini sontak memicu kegelisahan di kalangan ASN. Pasalnya, rekening yang selama ini digunakan sebagai rekening gaji tiba-tiba menunjukkan saldo tidak wajar.

Saat dilakukan pengecekan melalui mesin ATM, saldo rekening justru tercatat minus, meski tidak pernah ada penarikan dana.

Salah satu ASN yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, pembekuan buku rekening di akhir tahun memang sudah menjadi hal rutin di Bank Sumsel Babel.

Namun selama ini, pembekuan tersebut tidak pernah menghilangkan saldo yang ada di dalam rekening.

“Setiap akhir tahun memang dibekukan, tapi saldo selalu aman. Sekarang ini malah hilang, bahkan di ATM tertulis minus,” ujarnya kepada wartawan.

Keanehan tidak berhenti di situ. ASN tersebut juga mengaku bahwa uang yang ditransfer ke rekeningnya tidak menambah saldo sebagaimana mestinya.

“Lebih aneh lagi, kalau ada yang ngirim uang ke rekening kita, saldo yang dikirim itu juga tidak muncul,” ungkapnya.

Ia merinci, pada 31 Desember 2025 terdapat dana masuk sebesar Rp5,6 juta yang bersumber dari gaji pegawai. Dari jumlah tersebut, terdapat cicilan bank sebesar Rp4,6 juta.

Secara logika perbankan, seharusnya masih tersisa saldo sekitar Rp1 juta. Namun kenyataannya, saat dilakukan pengecekan melalui ATM, saldo justru tercatat minus Rp4,6 juta.

“Harusnya sisa satu juta. Ini malah minus empat koma enam juta,” katanya.

Tak hanya itu, dalam buku rekening juga tercatat adanya uang masuk sebesar Rp150 ribu. Namun ketika dicek melalui ATM, dana tersebut tidak tercermin dalam saldo.

“Di buku ada uang masuk Rp150 ribu, tapi di ATM tidak ada. Ini makin bikin bingung,” tambahnya.

ASN tersebut menegaskan, apabila memang terdapat pemotongan, biaya, atau mekanisme tertentu dalam sistem perbankan, seharusnya ada pemberitahuan resmi kepada nasabah.

“Kalau memang ada pemotongan atau apa pun, mestinya Bank Sumsel Babel memberi tahu. Kalau tidak, sama halnya nyolong uang nasabah,” tegasnya dengan nada geram.

Ia berharap pihak Bank Sumsel Babel Cabang Martapura segera memberikan penjelasan terbuka dan menyelesaikan persoalan ini secara tuntas, agar tidak menimbulkan keresahan yang lebih luas di kalangan ASN. (®)

Baca Juga
Penulis: Rivaldo
Editor: Redaksi

Dapatkan update informasi pilihan dan berita terbaru setiap hari dari Satuoku.com, Yuk gabung di grup Telegram "1#OKU", caranya klik link ini : JOIN NOW, kemudian bergabung. Anda harus menginstal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel Anda.