Di Bulan Suci, King Karaoke Tetap Buka, Dugaan Narkoba dan Backing Oknum Mencuat
Tempat hiburan malam masih beroperasi di bulan Ramadhan dan diduga menjadi sarana peredaran narkoba dan pesta miras, hingga di backing oknum
OKU Timur – Di saat umat Muslim tengah menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan, King Karaoke yang berada di Desa Gumawang, Kecamatan Belitang, berbatasan dengan Desa Tegal Rejo, disebut tetap beroperasi hingga larut malam bahkan jelang subuh.
Informasi yang berkembang di tengah masyarakat menyebutkan, tempat hiburan tersebut tetap aktif di bulan Ramadhan. Selain itu, muncul dugaan bahwa lokasi tersebut menjadi sarana peredaran narkoba dan pesta minuman keras (miras).
Tak hanya itu, terdapat pula informasi bahwa operasionalnya bisa terus berjalan karena diduga adanya oknum aparat yang bertindak sebagai pengamanan.
Berdasarkan pantauan awak media yang dilakukan atas dasar keterangan masyarakat, aktivitas King Karaoke disebut telah mengganggu warga sekitar. Warga Desa Tegal Rejo yang tinggal di wilayah perbatasan mengaku sering mendengar suara musik keras pada jam istirahat malam hari.
Kondisi ini dinilai mengganggu ketenangan mereka dalam menjalankan ibadah dan beristirahat selama bulan Ramadhan.
Diketahui pula bahwa di wilayah Kecamatan Belitang, tempat hiburan berkedok karaoke tengah menjamur. Sebagian besar dari tempat-tempat tersebut diduga tidak hanya beroperasi sebagai hiburan, melainkan juga menjadi sarana untuk pesta narkoba dan konsumsi minuman keras.
Ketua IWOI OKU Timur, Ihsan Efendi, menyampaikan rasa kemarahan terhadap kondisi yang terjadi.
Menurutnya, keberadaan tempat hiburan yang tidak sesuai dengan suasana bulan Ramadhan serta memiliki dugaan aktivitas ilegal bertentangan dengan visi misi Kabupaten OKU Timur yang bertujuan untuk “Maju Lebih Mulia”.
Ihsan Efendi berharap instansi terkait yaitu Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten OKU Timur segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap status izin operasional King Karaoke dan tempat hiburan lain serupa di daerah Belitang.
Selain itu, ia juga mendesak agar aparat kepolisian, TNI dan BNN Kabupaten OKU Timur dilakukan penyelidikan mendalam untuk menghentikan dugaan peredaran narkoba dan pesta miras, serta menindak tegas oknum aparat yang diduga terlibat dalam mendukung operasional tempat tersebut.
Baca Juga
Editor: Redaksi
Dapatkan update informasi pilihan dan berita terbaru setiap hari dari Satuoku.com, Yuk gabung di grup Telegram "1#OKU", caranya klik link ini : JOIN NOW, kemudian bergabung. Anda harus menginstal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel Anda.

