logo logo

Media Online OKU Raya Pemersatu Mengabarkan Akurat dan Terpercaya

SATUOKU

Jalan Lintas Sumatera Km.7 Kota Baru - Martapura - OKU Timur
redaksi@satuoku.id
Berita 30-11-2025 03:52:09

Bupati Lanosin Lepas Peserta Pelatihan Dalang Cilik 2025: “Jaga Nama Baik OKU Timur Lewat Seni Wayang”

Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Talenta Dalang Cilik Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur”

Image
Acara pelepasan dihadiri langsung oleh Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wakimin, S.Pd., M.M., Sekretaris Diknas Ir. H. Dodi Purnama, ST., MM., serta Kasi Kesenian Dr. Ahmad Roni.

OKU Timur,- Pemerintah Kabupaten OKU Timur menggelar acara Pelepasan Peserta Pelatihan Dalang Cilik Tahun 2025 di Rumah Dinas Bupati OKU Timur, Minggu (30/11/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Talenta Dalang Cilik Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur” sebagai bentuk komitmen daerah dalam melestarikan seni budaya bangsa, khususnya seni pedalangan.

Acara pelepasan dihadiri langsung oleh Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wakimin, S.Pd., M.M., Sekretaris Diknas Ir. H. Dodi Purnama, ST., MM., serta Kasi Kesenian Dr. Ahmad Roni.

Bupati Lanosin: Wayang Adalah Jati Diri Bangsa yang Harus Dijaga

Dalam sambutannya, Bupati Lanosin menegaskan pentingnya pelestarian seni budaya, terutama wayang, sebagai identitas luhur bangsa dan aset kemajuan daerah.

“Wajib dilestarikan kebudayaan, karena menunjang OKU Timur maju lebih mulya. Mempelajari dan mendalami karakter sebagai dalang itu penting. Harapan saya, gunakanlah ilmu itu dengan baik, juga jaga nama baik Kabupaten OKU Timur,” pesan Lanosin kepada para peserta.

Ia juga menekankan bahwa regenerasi dalang cilik merupakan langkah strategis untuk memastikan seni pedalangan terus hidup di tengah gempuran budaya global.

36 Peserta Akan Jalani Pelatihan Intensif di Yogyakarta

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur, Ir. H. Dodi Purnama, ST., MM., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan kerja sama dengan Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Semarang.

Pelatihan akan berlangsung selama 5 hari di Yogyakarta, dengan jumlah peserta 36 orang, terdiri dari dalang cilik dan para pendamping.

Program ini diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda OKU Timur untuk mengasah bakat seni pedalangan sekaligus memperluas wawasan budaya mereka.

Tanamkan Kontra Radikalisme dan Nasionalisme Lewat Seni

Selain fokus pada kemampuan teknis mendalang, pelatihan ini juga memuat muatan nilai kebangsaan. Para peserta akan mendapatkan penguatan mengenai:

Pesan kontra radikalisme

Nilai toleransi dan keberagaman

Rasa nasionalisme

Pemahaman luhur tentang filosofi wayang

Pendekatan ini dinilai penting agar generasi muda tidak hanya mahir berkesenian, tetapi juga memiliki karakter kuat sebagai penjaga budaya dan persatuan bangsa.

Dorongan Pelestarian Seni Pedalangan

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur menegaskan bahwa program ini bukan hanya agenda tahunan, tetapi bagian dari upaya jangka panjang untuk melestarikan dan mengembangkan seni pedalangan sebagai warisan budaya tak benda Indonesia.

Dengan adanya dukungan pemerintah dan antusiasme generasi muda, Kabupaten OKU Timur optimistis dapat melahirkan dalang-dalang muda berbakat yang mampu tampil di panggung nasional hingga internasional. (®)

Baca Juga
Penulis: Rivaldo
Editor: Redaksi

Dapatkan update informasi pilihan dan berita terbaru setiap hari dari Satuoku.com, Yuk gabung di grup Telegram "1#OKU", caranya klik link ini : JOIN NOW, kemudian bergabung. Anda harus menginstal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel Anda.